nari jaipong (╯• ε •╰)
aaaaaaaaaaaa \( ´O` )>
gatel kalo gak komen poto diatas ini ┑(‾ε‾“)┍ ┑(”‾з‾)┍
Aku menulis karena ingin merekam semua yg bisa aku ingat dengan benar. Dan karena aku ingin ada yang bisa kuceritakan saat aku tua nanti. :D
Air adalah salah satu komponen penting bagi semua makhluk hidup di bumi. Bukan hanya manusia, hewan dan tumbuhan pun sangat membutuhkan Air untuk kelangsungan hidupnya. Tumbuhan membutuhkan Air untuk melakukan fotosintesis. Hewan membutuhkan air untuk membantu proses pencernaan makanan.
Pastinya
orang-orang jarang yang berpikiran demikian karena kita terlalu sibuk untuk
membuang-buang Air dan tak sempat untuk memikirkan kemana Air itu
pergi, dan akankah dia kembali, serta dari mana dia datang nanti. Namun
yang lebih parahnya, banyak
dari masyarakat yang menganggap Air sebagai barang bebas. Mereka
merasa bebas menghambur-hamburkannya asal mampu membelinya. Sungguh tragis memang karena manusia hanya terus-menerus menghabiskan dan
menggunakan Air bersih sepuas hati mereka, tanpa memikirkan adanya
usaha untuk melakukan penghematan Air atau bahkan menjaga kebersihan Air yang mereka manfaatkan. Namun melihat kondisinya kini, dengan
munculnya beberapa kasus kelangkaan Air di beberapa wilayah, harusnya
manusia mulai bisa memandang Air sebagai barang yang harus di hemat dan
di jaga, karena kalau bukan kita sebagai manusia yang turut menjaga Air, maka Siapa Lagi yang melestarikannya.
Perang tiada henti antara Palestina dan Israel sudah terlalu sering terjadi. Bakan banyak Anak2, wanita, orang tua, yang mati syahid karena arogansi kaum Zionis tersebut.
"Dimana negara2 arab? yg katanya kaya raya,
"Dimana negara2 pendukung HAM yg berkoar2 dimedia mendukung segala bentuk penindasan atas hak asasi manusia
Mereka lupa, yg terjadi di palestina, sangat mungkin mereka alami, entah 10tahun,20tahun,atau satu abad lagi.,..
apa protes didepan kedubes menyelesaikan masalah? apa teriak2 di social media memberikan perubahan?
dan kita semua terdiam,
mengeluarkan kata lewat petisi, mengeluarkan makian lewat komentar..
dan kita semua terpaku, tapi tak ada tindakan nyata.
Bahkan PBB pun seolah tak berkutik lantaran semua tindakan yang berbau pembelaan Palestina selalu di Veto oleh USA.
"kita semua berkata, kami akan mendoakan mereka..kami akan mendukung mereka..
"tapi ketika kaki bersimpuh, yg pertama kali kita ingat bukan mereka, yg selalu kita ingat hanyalah apa yg ada disekeliling kita
dan saya malu sendiri,
mungkin iya,
kiamat qubra, adalah satu2nya jalan keluar dari perang tak berujung ini…
